Sebagian besar orang banyak yang berpikir bahwa investasi merupakan cara agar cepat kaya. Padahal investasi tidak menawarkan untuk menjadikan seseorang cepat kaya, karena sebenarnya investasi sama seperti metode menabung namun dalam bentuk yang berbeda. Seringkali orang salah melakukan investasi, oleh sebab itu sebelum melakukannya harus mengetahui bagaimana cara investasi yang benar.

Sejujurnya cara investasi yang benar adalah bekal ilmu yang membantu Anda melakukan investasi. Cara investasi yang benar dapat membatu dalam memilih jenis investasi yang tepat, membaca pergerakan saham, dan lainnya. Jika belum memiliki ilmu mengenai cara investasi yang benar maka jangan asal-asalan mengikutinya. Melakukan investasi tetapi tidak mempunyai ilmunya, dijamin Anda tidak akan bisa untung.

Bagaimana Cara Investasi yang Benar?

Saat Anda searching, banyak informasi mengenai jenis investasi yang ditawarkan. Mulai dari investasi tanah, surat utang atau obligasi, deposito bank, trading forex dan masih banyak lainnya. Meskipun banyak jenis investasi tetapi Anda harus konsisten minimal 3 macam, supaya bisa fokus mengelola investasi yang dipilih. Suatu saat investasi tersebut sudah dikuasi oleh Anda, barulah Anda dapat menambah jenis investasi lainnya.

Kesuksesan orang dalam melakukan investasi dipengaruhi oleh caranya. Apabila cara investasi yang dilakukan benar maka, pelaku investasi dapat berhasil. Ingin tahu apa saja cara investasi yang benar? Berikut merupakan cara investasi yang benar.

  • Memulai investasi secepatnya

Cara investasi yang benar adalah memulai secepatnya. Jangan menunggu nanti, karena umur semakin bertambah tua. Apabila tidak melakukan investasi dengan segera, bisa membuat Anda tidak jadi melakukan investasi. Lebih baik investasi sedini mungkin, bisa dimulai pada umur 20 tahunan. Anda juga dapat memulai investasi ketika sudah mendapatkan pekerjaan. Kumpulkan tujuan serta niat untuk melakukan investasi supaya tidak lagi menundanya. Setelah ada niat, lakukan investasi jangka panjang sesuai dengan apa yang diinginkan dari investasi tersebut. Investasi sedini mungkin dapat membantu Anda merasakan kebebasan finansial di hari tua nanti.

  • Mengamati pergerakan inflasi

Saat memilih investasi jangka panjang, jangan mengabaikan laju inflasi karena dapat mempengaruhi investasi Anda. Infasi bisa membuat investasi lebih kecil terhadap daya belinya. Nah untuk mengantipasinya, lakukan survey mengenai laju inflasi di Indonesia. Informasi bagi Anda, bulan Agustus 2013 Bank Indonesia membuat laporan mengenai inflasi Indonesia. Hasil laporannya yaitu Agustus 2013 terjadi inflasi 8,79% dan Juli menurun sebanyak 8,61%.

Dari hasil laporan biasa diartikan bahwa Anda bisa menanamkan modal pada Bank BUMN, kemudian deposito bunga yang didapatkan oleh Anda bisa mencapai 5,46% dalam setahun. Anda juga dapat menanamkan uang di Bank swasta yang memiliki suku bunga tinggi, biasanya mencapai 7,21% selama setahun.

  • Melakukan deversifikasi

Deversifikasi merupakanĀ  membagi saham yang dimiliki oleh pelaku investasi ke aset tertentu. Usahakan membaginya ke beberapa aset. Beberapa langkah diversifikasi yaitu membagi saham atau modal ke aset surat utang, properti, emas, serta lainnya. Tujuan melakukan diversifikasi adalah menghindari adanya kerugian total. Misalkan Anda hanya investasi pada aset emas namun, suatu saat emas harganya turun drastis. Otomatis investasi yang dilakukan bisa rugi. Sebaliknya jika Anda investasi ke beberapa aset maka, tidak mengalami kerugian seperti hal tersebut, karena Anda masih memiliki investasi aset lainnya yang nilainya stabil.

  • Pilih investasi yang tepat

Cara investasi yang benar berikutnya yaitu pintar memilih. Artinya Anda wajib memilih investasi yang sesuai dengan kebutuhan. Seperti yang telah diketahui bahwa ada banyak jenis investasi yang ditawakan pada pasar saham. Tentunya membuat Anda bimbang untuk memilih jenis yang mana. Apalagi setiap jenis investasi menawarkan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Menentukan jenis investasi sebaiknya mempelajari terlebih dahulu. Contonya mempelajari mengenai investasi surat utang, nah kupas tuntas mengenai investasi tersebut. Setelah mempelajari semuanya, barulah Anda dapat menentukan jenis investasi.

  • Investasi dimulai dari yang kecil

Semangat investasi membuat Anda tergiur untuk menanamkan saham dengan jumlah besar. Justru cara tersebut salah, investasilah dengan saham sedikit tetapi rutin. Selesai investasi per bulan, tidak lupa melakukan pengecekan perkembangan saham. Jika Anda memiliki konsultan maka, lebih baik diskusikan saja investasi ke konsultan atau Anda bisa mengikuti informasi laju perkembangan saham secara langsung di internet.

  • Tidak terlalu sering memonitor saham miliki Anda

Cara investasi yang benar berikutnya yaitu tidak terlalu sering memonitor saham. Cara ini memang sedikit gila, karena tidak begitu memperhatikan perkembangan investasi. Memang memonitoring itu diperbolehkan namun sewajarnya saja. Jangan setiap menit melihat saham. Lebih baik pantau perkembangannya setiap sebulan sekali. Alasan kenapa tidak boleh memonitoring terus menerus, agar tidak menimbulkan rasa khawatir terhadap investasi yang dilakukan. Jika khawatir, Anda merasa takut dalam membuat keputusan berinvestasi.

Investasi adalah cara membangun kekayaan dalam kurun waktu yang panjang. Hasil investasi bisa dilihat jangka waktu yang lama. Apabila Anda hanya memonitoring selama seminggu saja, kemudian mengatakan rugi maka bisa dikatakan kurang relevan. Mulai sekarang, bagi pelaku investasi jangan memonitor saham terlalu sering.

Demikian beberapa cara melakukan investasi yang benar. Dari cara investasi yang benar di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa melakukan investasi tidak dapat secara instan. Pelaku investasi harus sabar dalam menanamkan sahamnya. Sifat tergesa-gesa tidak dianjurkan pada investasi. Semoga cara investasi yang benar dapat membantu Anda untuk membangun kekayaan di masa depan dengan baik.